Archive

Monthly Archives: August 2007

Abu Said al-Khudri RA berkata, Rasulullah SAW bersabda,

“Dunia ini akan dipenuhi oleh kezaliman dan penyelewengan. Ketika itulah seorang lelaki dari kaum kerabatku akan muncul dan memerintah dunia. Dia akan memenuhkan bumi ini dengan keadilan dan kesaksamaan, (tempo pemerintahannya) selama tujuh atau sembilan tahun.” (Imam Ahmad)

Huru-hara yang dimaksud di sini bukan semata-mata peperangan. Huru-hara akibat kerusakan akhlak lebih parah dan berpanjangan. Sebab itulah dikatakan huru-hara, bukan peperangan. Semua ini berlaku akibat manusia sudah tidak mengenal Tuhan, tidak sayang kepada Tuhan, meninggalkan Tuhan, sangat tamak dengan dunia yang sementara ini, mengejar dunia, berebut dunia, dan sangat takut mati. Akibat dari itu semua, timbullah berbagai masalah dalam diri dan masyarakat, kemudian merebak ke seluruh negara, dan akhirnya sampai ke seluruh dunia.

Allah SWT yang Maha Penyayang tidak akan membiarkan hal ini berterusan. Ketika manusia sedang hanyut itulah diturunkan orang-Nya untuk memulihkan kemanusiaan yang telah hilang, dan mengembalikan manusia kepada Tuhan.

Imam Mahdi adalah seorang pemimpin yang berjiwa tauhid kepada Allah SWT. Pemimpin yang sejati sepatutnya adalah pemimpin yang paling bertakwa kepada Allah SWT karena melalui seorang pemimpin yang bertakwa saja pertolongan Allah akan diturunkan kepada pemimpin berkenaan, seluruh negara dan seluruh rakyat yang berada di bawah pemerintahannya. Rakyat akan terasa betapa nikmatnya duduk bernaung di bawah seorang pemimpin yang amat bertakwa. Seorang pemimpin yang bertakwa juga akan menyebabkan seluruh rakyatnya berusaha meningkatkan taraf takwa masing-masing kepada Allah. Ini mudah difahami karena mereka sudah mendapat contoh yang benar-benar dapat diikuti secara realita, bukan sekedar teori semata.

Banyakkanlah selawat, engkau akan dapat syafaat Rasulullah.

Berkawanlah dengan orang-orang yang soleh, mereka juga boleh memberi syafaat.

Carilah mursyid, bergurulah dengannya, dia juga boleh memberi syafaat dengan izin Allah.

Beradalah di dalam jemaah di kalangan mereka yang soleh, juga dapat keizinan memberi syafaat

Ibu bapa yang soleh juga diizinkan memberi syafaat, taatilah keduanya

Di kalangan keluarga yang bertaqwa juga boleh memberi syafaat

Amal kebaikan yang dipandang besar yang sangat ikhlas juga memberi syafaat

Di kalangan kawan-kawan yang soleh juga memberi syafaat sebagai memberi kehormatan kepadanya

Takut sangat dengan Allah Taala juga memberi syafaat kepada tuannya

Al Quran yang dihafal juga memberi syafaat kepada yang menghafal

Di sini fahamlah kita saluran syafaat terlalu banyak dan luas

Ini menunjukkan kasih sayang Tuhan dan rahmat-Nya

kepada hamba-hamba-Nya terlalu besarnya

Oleh itu carilah sebab-sebab yang boleh mendatangkan syafaat

Pelbagailah usaha untuk mendapatkan syafaat

Ini baru fasal syafaat telah memberi khabar gembira kepada kita

Ini belum lagi amalan-amalan yang lain yang boleh menyelamatkan seseorang hamba

Betapalah taqwa seseorang lebih-lebih lagi akan menyelamatkannya

Dari Sauban RA katanya, bersabda Rasulullah SAW,

“Akan berbunuh-bunuhan dekat tempat simpanan Kaabah kamu tiga beradik. Semuanya adalah anak-anak kepada seorang (bekas) khalifah. Kemudian tidak seorang pun antara mereka yang dapat (harta itu atau menjadi khalifah). Kemudian muncullah Panji-panji Hitam dari sebelah Timur, lalu mereka akan membunuh kamu semua dengan satu pembunuhan (yang paling dahsyat) yang belum pernah dilakukan oleh mana-mana kaum pun.” Kemudian baginda menyebutkan sesuatu yang saya tidak berapa ingat. Kemudian baginda bersabda, “Maka apabila kamu semua melihatnya, hendaklah kamu segera berbaiat kepadanya (Pemuda Bani Tamim itu) walaupun terpaksa merangkak di atas salju karana di sisinya adalah Khalifah Allah, iaitu Imam Mahdi.” (Ibnu Majah)

Berbunuh-bunuhan yang dimaksudkan di sini adalah Perang Teluk. Perang ini adalah perang besar yang menelan banyak korban. Tujuan peperangan ini sengaja mau membunuh banyak orang yang sepatutnya tidak terlibat dalam peperangan. Orang-orang yang menderita akibat peperangan tersebut juga sangat banyak.

Tempat simpanan Kaabah yang dimaksudkan adalah kawasan Teluk Parsi (Al-Khalij) karena di situ terletaknya salah satu telaga simpanan minyak yang terbanyak di dunia.

Tiga beradik yang dimaksudkan ialah tiga negara yang asal-usulnya dahulu dari satu orang khalifah Allah (Nabi Ibrahim AS) iaitu Amerika Serikat, Eropah dan Iraq. Ketiga-tiga pihak itu tidak satu pun yang boleh dikatakan menang atau mendapat minyak tersebut. Tiada juga yang dapat dianggap sebagai pemimpin.

Itulah tanda besar akan kedatangan khalifah Rasulullah, yakni Imamul Mahdi. Beliau akan menyelesaikan segala permasalahan dunia yang kusut di hari ini. Beliau yang akan membawa kedamaian di Iraq, Afghanistan, Palestina, dan seluruh tempat didunia in iyang sedang dirundung masalah.

Panduan Rasulullah saw, bila melihat telah berlaku tanda tersebut maka berbaiahlah dengan Pemuda Bani Tamim (Al Fata At Tamimi) walaupun terpaksa harus merangkak di atas salju.

cover-mujaddid-mediumthumbnail.jpg

Saat ini dunia sedang prihatin menghadapi berbagai masalah yang sangat parah. Bahkan banyak orang yang sudah berputus asa dengan keadaan yang tidak menentu. Mereka tidak mampu membayangkan masa depan bangsa dan juga dunia. Bukan manusia tidak berusaha mencari penyelesaian, tetapi semakin dicari semakin dunia bertambah rusak. Pembunuhan, pergaduhan, peperangan sudah menjadi makanan harian. Manusia menzalim, menindas, menipu, mementingkan diri, jatuh menjatuhkan, hasad dengki, pemarah, takabur, bakhil, berdendam dan lain- lain. Masyarakat manusia tidak lagi berkasih sayang, bekerjasama, bertolak ansur dan bertolong bantu.

Untuk memperbaiki keadaan ini manusia memerlukan pemimpin yang dekat, faham dan dibantu Allah. Sungguh tidak logik bila ada orang yang berpendapat bahwa yang penting adalah sistemnya, bukan siapa yang menjadi pemimpinnya sebab dengan sistem itu pemimpin dibentuk. Tentu saja bila pendapat ini kita terima sama dengan kita menyetujui bahwa kereta api, lengkap dengan relnya, dapat dikemudikan oleh siapa saja termasuk kerbau. Yang penting ada kereta api, bahan bakar dan sistem-sistem lainnya.

Agama Islam adalah agama yang sempurna dan mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Sebenarnya Tuhan telah menunjukkan dalam Al Qur’an cara penyelesaian krisis disaat manusia sudah tidak mampu berbuat apa-apa. Dalam surat Al Baqarah ayat 246-247 Tuhan mengajarkan pada manusia yang sedang ditimpa masalah berat di waktu itu untuk menyelesaikan masalah mereka dengan bertanya kepada Tuhan melalui Orang Tuhan atau orang yang dekat dengan Tuhan.

Sungguh menyedihkan bila dalam realitasnya, kebanyakan manusia tidak tergerak untuk mencari pemimpin yang dapat membawa dirinya dan manusia kepada penyelesaian yang menjadikan manusia kembali pada kemuliaannya. Padahal seperti disebut dalam sejarah bahwa apabila telah rusak manusia-manusia di satu zaman, maka Allah akan mengutuskan orang- Nya untuk membetulkan keadaan. Di zaman masih ada Nabi dan Rasul, Tuhan utus nabi dan Rasul dan di zaman tidak ada nabi dan Rasul Allah utus ulama yang berwatak Rasul. Rasullullah bersabda:

Artinya : Allah akan mengutus kepada umat ini di setiap awal kurun orang yang memperbaharui urusan agama.

Yang dimaksudkan hadis ini ialah selepas Wafatnya Rasulullah SAW, di setiap awal seratus tahun hijrah, Allah akan mengutuskan seorang hamba-Nya ke dunia, yang tugasnya ialah untuk menghidupkan kembali ajaran Islam untuk kurun itu. Sesuai dengan tugasnya maka orang –orang itu disebut REFORMER (MUJADDID). Dia tidak membawa ajaran baru tapi menunjukkan manusia untuk mengamalkan Islam dengan tepat dan indah di zamannya.

Kita kini sedang berada di awal kurun. Dua tahun lagi awal kurun sudah habis. Melihat dari hadis Rasul itu tentunya sekarang ini sudah ada mujadid yang lahir, berjuang dan berperanan mengajak manusia kepada Tuhan, mengembalikan nilai-nilai kemanusian di dalam individu-individu dan kehidupan masyarakat. Marilah kita ambil perhatian ingatan Tuhan melalui hadist Rasulullah tersebut di atas. Atas nama kasih sayang Tuhan, Tuhan mengirim di setiap awal kurun seorang mujaddid yang akan menunjukan kepada manusia bagaimana manusia dapat hidup secara Islam yang indah, selamat dan menyelamatkan. Kalau begitu sudah tentu wajib bagi setiap individu untuk mencari siapa mujadid tersebut, agar ia mendapat panduan hidup seperti yang Allah kehendaki. Dengan kata lain ia akan mendapat panduan bagaimana mengamalkan Islam di zaman ini. Carilah pemimpin yang Tuhan pilih. Itulah jalan penyelesaian dari Tuhan kepada manusia di dunia ini. Kalau kita hanya mau menggunakan akal saja, walau berkumpul seluruh pemimpin dan saintis dari seluruh dunia tidak akan dapat menyelesaikan masalah dunia yang sudah begitu kronik.

Penulisan buku ini adalah usaha dari Dr. Ing. Abdurrahman R. Effendy dan Dr. Ing Gina Puspita untuk berbagi pengalaman dan ilmu kepada masyarakat, setelah lebih dari 20 tahun mencari pemimpin kebenaran yang Tuhan pilih di awal kurun ini.

38537054.jpg

Sejak kurun baru Hijriah (1400 H), lebih dari 600 ribu jiwa Allah ambil nyawanya melalui gempa bumi. http://neic.usgs.gov/neis/eqlists/graphs.html

Melalui banjir bandang, lebih dari 300 ribu jiwa manusia pula telah Allah ambil nyawanya. http://www.unesco.org/water/wwap/facts_figures/managing_risks.shtml

Yang masih hidup, jutaan yang mengalami luka bahkan kehilangan anggota badan. Jutaan orang kehilangan rumah tinggal dan harta benda.

Rasulullah saw sudah memberitakan 1400 tahun yang lalu bahwa peristiwa itu adalah tanda besar akan datangnya pemimpin besar di akhir zaman.

Bersabda Rasulullah saw 1400 tahun yang lalu yang bermaksud:

Sabda Nabi SAW,

“Al-Mahdi akan muncul bersamaan dengan suasana dunia yang penuh dengan perbedaan pendapat (mengenai berbagai perkara, termasuk mengenai kemunculan Imam Mahdi itu sendiri, hadisnya sahih atau tidak, benar-benar muncul atau tidak) dan digoncang dengan gempa bumi yang sangat dahsyat.” (Imam Ahmad)

Kepada mereka yang meninggal dalam kondisi Muslim, bacaan Al Fatihah untuk mereka semua. Semoga Tuhan ampuni dosa dan kesalahan mereka.

Kepada yang masih hidup, persiapkan diri Anda menyambut kedatangan pemimpin agung ini (Al Mahdi). Tandanya sudah jelas persis seperti yang Rasulullah saw sebutkan. Bagaimana cara menyiapkan diri menyambut kedatangan Al Mahdi, RAsulullah telah berpesan kepada pecinta-pecinta kebenaran di akhir zaman supaya mendatangi dan berbaiahlah kepada Al Fata At Tamimi walaupun harus merangkak di atas salju.

 

Telah mengeluarkan Tabrani dalam Al Ausat, dari Ibnu Umar bahwa Nabi SAW telah mengambil tangan Ali dan bersabda : “Akan keluar dari sulbi ini pemuda yag memenuhi dunia dengan keadilan (Imam Mahdi). Bilamana kamu melihat yang demikian itu, maka wajib kamu mencari Pemuda dari Bani Tamim (Al Fata At Tamimi), dia datang dari sebelah Timur dan dia adalah pemegang panji-panji Al Mahdi”.

Abuya Syaikh Imam Ashaari Muhammad At Tamimi

 

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.