Di zaman dahulu, para pendakwah Islam yang telah mendengar Sabda Rasulullah SAW bahwa Islam akan bangkit dari bumi sebelah TIMUR, terus bergegas mencari bumi TIMUR seperti yang dimaksud oleh sabda Baginda. Begitu sampai di bumi Nusantara ini, mereka mendapati masyarakatnya masih belum Islam. Karena itulah tidak mungkin kalau mereka diajak mengaji di masjid.
Untuk dapat menjalin hubungan dengan masyarakat, mereka pun pergi ke pasar untuk berniaga. Dengan berniaga mereka memiliki peluang untuk berinteraksi dengan lebih intens dengan masyarakat. Apabila ada yang susah mereka tolong. Dari situlah mulai terbuka peluang untuk memperkenalkan Allah sebagai Tuhan yang layak untuk di sembah. Melalui interaksi dalam perdagangan itulah mereka dapat memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Allah adalah Tuhan tempat manusia meminta. Memiliki Tuhan berarti memiliki segala-galanya. Konsep dakwah seperti inilah yang kembali diperkenalkan Abuya Syeikh Imam Ashaari Muhammad At Tamimi.
Dalam bulan Ramadhan 1429H ini, Abuya memberikan assignment kepada anak-anaknya di Indonesia untuk membuat konter Ramadhan di mall-mall. Karena saya kebagian tugas di Kalibata Mall, berikut ini share foto-foto-nya:

Konter akan dipenuhi dengan pengunjung ketika diputar VCD mengembara ke Alam barzah yang diproduksi oleh Anak Soleh Production.

Tampak pengunjung yang khusyu menyaksikan.
