Khadimul Haramain
Ketika Abuya berkata: “Nanti kita akan menjadi Khadimul Haramain”, Bunda Ummu Jah merasa itu pernyataan yang sungguh susah dipahami oleh akal sehat. Mengapa? karena saat Abuya mengucapkan hal itu, Abuya sedang menjadi tahanan ISA (Internal Security Act). Abuya sedang diasingkan di Bandar Country Homes yang 80% penduduknya adalah etnik China. Akal berkata, sepatutnya perjuangan Abuya akan tamat riwayatnya disitu.
Rupanya, 15 tahun kemudian, Abuya membuktikan ucapannya itu. Sejurus selepas Abuya ghaib (lebih lanjut mengenai Abuya Ghaib dapat dibaca di sini: Hujah Bahwa Abuya Ghaib dan Siapa Pemimpin Jamaah Sekarang? ), jamaah Abuya pun bertapak di Haramain.
Pada musim Haji 1432H ini, Abuya benar-benar membuktikan bahwa Abuya menjadi pelayan dua tanah Haram dengan melayani makan tetamu-tetamu Allah yang datang memenuhi panggilan Allah. Memang belum sempurna, tetapi proses menjadi Khadimul Haramain sedang berjalan.
(New Toyota Hilux milik jamaah yang diparkir di depan resort padang Pasir Global Ikhwan)
(Nasi Lemak untuk sarapan tetamu Allah)
