Berkorban Karena Tuhan

Kata berkorban rasanya tidak asing lagi buat kita. Macam-macam tujuan orang berkorban. Ada yang haq (benar) dan ada yang batil (tidak benar).


Ada orang berkorban demi orang yang dicintainya, entah itu orang tua, pacar, suami/istri, gurunya.
Ada orang berkorban untuk bangsa dan negara.
Ada orang berkorban untuk Tuhannya.

Anyway, saya mau cerita tentang berkorban untuk Tuhan. Karena ini jenis berkorban yang haq alias berkorban dalam kebenaran.

Berkorban jenis ini memang Tuhan suruh, jelas termaktub dalam kitab. Ada berbagai bentuk berkorban untuk Tuhan. Berikut saya sebut yang saya ingat dan mudah untuk dilaksanakan:

1. Berkorban perasaan.
Ada orang berbuat jahat kepada kita. KAlo menuruti perasaan kita, kita akan balas orang yang berbuat jahat itu dengna kejahatan pula. “Biar tahu rasa” begitu biaasanya ungkapan orang yang dizalimi.

NAh, TUhan suka kejahatan itu dibalas dengan kebaikan. MAka kita korbankan perasaan kita yang ingin membalas dendam itu. Kita korbankan perasaan kita demi Tuhan. Kita maafkan orang yang berbuat jahat dengan kita dan kita balas dengan kebaikan.

2. KOrban waktu
Pada waktu kita capek banget dan ingin istirahat, tiba2 ada tamu datang ke rumah kita. Kalo kita ikuti nafsu dan perasaan kita, tentu kita akan bilang kepada si tamu supa datang lain kali. Capek berat.

NAh, Tuhan suka orang yang memuliakan tamunya. Karena itulah dia rela korbankan waktu istirahatnya untuk melayani tamunya. Karena dia tahu kedatangan tamu itu membawa rahmat dan pulangnya menghapuskan dosa. Itulah jenis berkorban karena Tuhan.

3. KOrban uang dan harta benda.
Ada orang punya uang 10juta. trus dia sedekahkan uangnya 100 rb rupiah. Wah inilah nggak kerasa apa2. cincai mah uang 100rb bagi dia. dia nggak kerasa apa2. Jenis kayak gini nggak bisa untuk ngilangin cintanya pada duit. Tau sendiri kan, cinta duit itu sumber segala bala bencana dan huru hara. Untuk menghilangkan cinta pada duit dan harta benda ini Tuhan suruh kita berkorban.

KAyak gini ni orang yang benar2 berkorban:
Ada orang punya uang 100rb rupiah. Dia korbankan 60rb dari uangnya untuk kebaikan. Itu baru dibilang dia berkorban. Karena orang yang cinta dengan Tuhan sajalah yang mampu mengeluarkan lebih dari separuh hartanya untuk kebaikan umat manusia. Seperti yang dilakukan oleh Para Sahabat Nabi saw dulu. sayidina Abu BAkar korbankan seluruh hartanya, sayidina Umar korbankan 3/4nya, sayidina Usman korbankan 1/2 hartanya.

KAlo dah sanggup kayak gitu, dah terbukti dah dia lebih cinta pada Tuhan daripada cinta kepada duit yang nggak akan dibawa mati🙂

4. KOrban jiwa dan raga.
males ah ngomongin korban jiwa dan raga, terlalu muluk. Belajar dulu korbanin perasaan, waktu dan harta dulu dech.

KAlo dah makin banyak orang di negara kita tercinta ini makin banyak orang yang mampu korbankan perasaan, waktu dan duitnya maka:

1. Indonesia akan aman damai harmoni. Akan wujud kasih sayang yang hakiki. NGgak ada dendam dan benci membenci.

2. BAnk-bank dan para rentenir akan tutup dan gulung tikar. Karena orang kaya akan jadi bank kepada masyarakat. BAnk tanpa bunga coy!!!, kalo nggak bisa lunasin, si kaya nggak akan nguber2 pake debt collector. Lha kan dah dia dah korbankan hartanya. Tapi, si usahawan dan orang miskinnya amanah loh, nggak akan tipu si kaya. Kan si miskin juga korbankan perasaan ingin menipunya:)

3. Indonesia akan menajdi bangsa yang makmur

This entry was posted in Makhfud Opinion. Bookmark the permalink.

7 Responses to Berkorban Karena Tuhan

  1. oRiDo says:

    memang, kebanyakan orang merasa berat atau bahkan merasa sulit utk dapat berkorban untuk Allah swt.. walaupun sebenarnya Allah swt sudah memberikan gambaran dengan jelas mengenai balasan yang akan diterima oleh hambaNYA yang mau berkorban untuk Allah swt..
    tetapi.. kebanyakan orang malah memilih utk tidak mau berkorban dan memilih utk tenggelam dalam surga dunia..

    semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah swt, baik di surga maupun di dunia..

  2. Makhfud says:

    Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah `Adn. Itulah keberuntungan yang besar. (As Shof 10-12)

  3. Makhfud says:

    Salam kenal buat bang Orid🙂
    Makasih atas kunjungannya.
    Tetamu datang membawa berkah perginya menghapuskan dosa…

  4. heliconia says:

    Bro Makhfud
    katanya mahu buat Rufaqa Bloggers United..
    🙂

  5. Makhfud says:

    Bukankah Rufaqa Bloggers United dah ada.

    Rufaqa Bloggers United = Persatuan Bloger-Bloger Rufaqa = Kumpulan Bloger-Bloger Rufaqa🙂

    Ada About Miracle, Heliconia, Dr.Waskita Blog’s, dan lain sebagainya.

    Saya mo turut join meramaikan dan memeriahkan suasana dunia per-blog-an.

  6. heliconia says:

    ye lah tu..🙂

  7. hrsmart says:

    Berkorban karena semata-mata karena Allah atau jihad fisabilillah adalah sebaik-baik amalan. banyak dari kita yang sangat mengedepankan kepentingan dunia. berkorban untuk dan atas nama dunia. Kita terbius oleh indahnya dunia. Kita tidur dalam buaian kemewahan dunia. Padahal kenikmatan dunia itu kan hanya sementara bukan (An Nisaa:77). Kesenangan dunia dan kenikmatan dunia hanya sedikit dibanding kenikmatan negeri akherat (At Taubah:38, Ar Ra’du:26). Kesenangan dunia hanyalah kesenangan yang penuh tipu-tipu, memperdayakan, membujuk (Ali Imran:185; Al Hadid: 20; Al Lukman:33). Sebagai muslim kita harus sadar bahwa hidup hanya sekali, bersifat sementara-mampir ngombe-, dan mati datangnya sewaktu-waktu, setelah itu hanya akan ada dosa dan pahala. Dosa pasti neraka, pahala pasti surga. Nah, sebuah pilihan tentunya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s