Kepemimpinan yang lemah, Pemimpin Taat Anak Buah

Terkait dengan peluncuran Klub Taat Suami di Sindang Reret Resto Jakarta Indonesia, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabinet Indonesia Bersatu jilid 2, Linda Amalia Sari Gumelar berkata ( http://www.mediaindonesia.com/read/2011/06/21/236116/293/14/Menteri-Pemberdayaan-Perempuan-Nilai-Klub-Istri-Taat-Suami-itu-Sah ) :

“Menurut saya dalam berumah tangga itu harus sama-sama taat, suami taat istri, istri taat suami, baru membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warrohmah,” katanya di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (21/6).

Menurut dia, Indonesia sebagai negara demokrasi membebaskan saja bentuk komunitas semacam itu. “Silakan saja. Itu sah-sah saja,” tegas Linda.

Tidak menentang adalah satu poin bagus untuk bu Menteri. Bu Linda selangkah lebih maju dan tidak menentang seperti hal-nya yang dilakukan oleh Menteri Perempuan di negeri Jiran, Datuk Seri Shahrizat Abdul Jalil ( http://www.mediaindonesia.com/read/2011/06/21/236116/293/14/Menteri-Pemberdayaan-Perempuan-Nilai-Klub-Istri-Taat-Suami-itu-Sah ).

“Sungguh merisaukan. Ajaran Islam dipelintir sedemikian rupa sehingga menimbulkan persepsi bahwa perempuan diperlakukan seperti budak oleh suami mereka,” kata Shahrizat saat menghadiri peluncuran produk tas di Kuala Lumpur, Senin (13/6/2011).

Shahrizat menegaskan, OWC (Obedient Wife Club aka Klub Taat Suami) adalah klub kecil dan bukan mewakili umat Muslim di Malaysia. “Saya rasa tidak ada suami yang mau mengikuti saran kelompok kecil yang menempatkan istri mereka sekelas dengan pelacur,” imbuh Shahrizat.

“Klub ini menciptakan persepsi negatif tentang ajaran Islam di mata dunia,” katanya dengan nada prihatin.

Shahrizat mengaku diberondong banyak pertanyaan tentang OWC saat melawat ke luar negeri. “Di Kazakhstan, saya ditanya, benarkah perempuan Malaysia tak berdaya dan mudah diperintah suami dan orang lain,” kata Shahrizat.

Kembali kepada Ibu Linda, komen beliau yang menggelitik hati dan pikiran saya adalah dalam berumah tangga itu harus sama-sama taat, suami taat istri.

Suami Taat Istri???

Saya langsung terbayang sosok Bapak Agum Gumelar ( http://id.wikipedia.org/wiki/Agum_Gumelar ) seorang Jendral Bintang 3, Komandan Jendral Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat Republik Indonesia, yang begitu gagah dan berwibawa rupanya begitu TAAT PADA ISTRINYA.

Pernah juga menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan juga Menteri Koordinator Politik dan Keamanan yang membawahi ribuan staff tetapi begitu TAAT PADA ISTRI.

Apakah ada arahan-arahan dari Bu Linda mengenai kebijakan-kebijakan stategis KOPASUS, Kementrian Perhubungan, Kementrian Politik dan Keamanan, yang kemudian ditaati oleh Pak Agum?

Mungkin yang dimaksudkan Bu Linda dengan Suami Taat Istri itu maksudnya TIDAK SELINGKUH. Saya tidak bisa membayangkan bila yang dimaksud adalah benar-benar Taat Istri. Seorang Jendral Bintang 3 hanya layak taat kepada seorang Jendral Bintang 4.

Hm….semoga Klub Taat Suami ini mampu mengembalikan fitrah lelaki yang merupakan pemimpin. Fitrah yang coba dihancurkan oleh aliran Kesetaraan, HAM, dan emansipasi. Tuhan sudah melantik seorang suami menjadi Imam/Khalifah/Pemimpin buat istrinya. Apa jadinya bila seorang pemimpin taat kepada anak buahnya? Sebuah kepemimpinan yang lemah bukan?

This entry was posted in Akhlak, Makhfud Opinion, Peristiwa Akhir Zaman, Perjuangan and tagged , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Kepemimpinan yang lemah, Pemimpin Taat Anak Buah

  1. heliconia says:

    Pedas juga kata-kata Shahrizat..

  2. fi says:

    Manurut saya, segala kritik terhadap club itu jangan langsung pasang perisai. Kenapa orang-orang berkata ini itu tentu ada alasannya. Saya yakin maksud club tersebut baik, sayangnya kurang bagus mengemasnya sehingga menimbulkan kesan yang justru buruk. Tegas itu harus, tapi pilihlah kata yang lebih bijaksana. Sekali lagi itu opini saya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s