Hasan Uluabat

Membaca kisah penaklukan Konstantinopel, ada satu tokoh yang cukup menarik. Namanya Hasan Uluabat. Mari kita simak kisahnya.

Hasan Uluabat, usianya 25 tahun, merupakan seorang “timarli sipahi” (pasukan cavalery-nya Turki Usmani). Lahir di uluabat sebuah desa di provinsi Bursa.

Orangnya sangat tinggi, ahli sejarah Lord Kinross mendeskripsikan sebagai Raksasa.

Pada hari ke 53 pengepungan Konstantinopel, tepatnya pada tanggal 29 Mei 1453M, setelah sholat subuh Hasan Uluabat memanjat dinding benteng konstantinopel diikuti 12 orang kawannya. Dia hanya membawa sebilah pedang, perisai kecil dan bendera. Dia memanjat dinding benteng dengan dihujani dengan panah, batu, dan peluru. Akhirnya dia sampai ke puncak benteng dan mengibarkan bendera serta mempertahankannya sampai ke 12 temannya sampai. Barulah dia tumbang dengan 27 anak panah menancap di tubuhnya.

Melihat bendera pasukan Muhammad Al Fateh berkibar di atas benteng Konstantinopel, maka hal itu menaikkan kembali semangat pasukan Muhammad al Fateh. Hingga pada hari itu, Konstantinopel akhirnya jatuh ke tangan Islam seperti yg telah disabdakan oleh Baginda saw.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s