Nafsu Gila Kuasa

Nafsu untuk berkuasa pada diri lelaki itu sangat dominan. Memang Tuhan ciptakan lelaki untuk menjadi pemimpin. Namun bila nafsu menguasai diri, maka akan terjadi salah langkah dan tindakan. Berebut kuasa, jatuh menjatuhkan, sebarkan fitnah, bahkan dapat tercetus peperangan.
Nafsu gila kuasa pada lelaki makin disuburkan oleh Yahudi dengan membuat laga dan arena bernama PILGUB, PILPRES, PILKADA, PILEG, dan berbagai macam PIL-PIL yang lain. Masyarakat disuruh mengundi (terus terang saya suka pilihan kata orang Malaysia, Pemilihan Gubernur layaknya main lotre, pakai undian, hehehe). Dengan diterimanya sistem Yahudi bernama Demokrasi, maka makin suburlah nafsu gila kuasa ini.
Budaya demokrasi ini tentu menjauhkan manusia dari keperluan mencari pemimpin pilihan Tuhan. Karena sibuk berlomba menjadi pilihan manusia, maka bila mendengar pemimpin pilihan Tuhan sudah muncul enggan taat dan menerima kepemimpinannya. Yang terjadi justru malah berlaku penentangan terhadap pemimpin pilihan Tuhan itu atau minimal tak ambil peduli dengan kehadiran pemimpin pilihan Tuhan itu.
Siapakah pemimpin pilihan Tuhan itu?

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s